PADANG PANJANG, HANTARAN.CO — Dunia pendidikan di Kota Padang Panjang diguncang skandal serius. Seorang oknum guru berinisial ON (34) ditangkap aparat kepolisian setelah diduga melakukan persetubuhan terhadap siswi di bawah umur berinisial AN (14), yang tak lain adalah muridnya sendiri.
Penangkapan dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Padang Panjang pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, setelah keluarga korban melaporkan dugaan perbuatan tidak senonoh yang melibatkan tenaga pendidik tersebut.
Kapolres Padang Panjang, Wisnu Hadi melalui Kasat Reskrim Ary Andre Jr mengungkapkan, kasus ini terbongkar setelah keluarga korban menemukan percakapan mencurigakan di ponsel korban dengan sebuah kontak bernama “Dadakan”.
“Setelah ditelusuri lebih lanjut, kontak tersebut ternyata milik oknum guru berinisial ON. Dari situ keluarga korban mulai menyadari adanya hubungan yang tidak wajar,” ujar Ary Andre, Kamis (5/3/2026).
Penyelidikan sementara mengungkap bahwa tindakan asusila tersebut diduga terjadi sebanyak dua kali di sebuah gudang di wilayah Silaing Bawah. Peristiwa pertama disebut terjadi pada Januari 2026, sementara kejadian kedua berlangsung pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Lebih memprihatinkan, pelaku diduga memanfaatkan relasi kuasa sebagai guru untuk menekan korban. Dalam salah satu kejadian, korban mengaku sempat mengalami kekerasan fisik ketika berusaha menolak tindakan pelaku.
“Korban mengaku dicekik saat mencoba menolak. Selain itu, pelaku juga membujuk korban dengan berbagai narasi menyesatkan, termasuk berbohong mengenai status pernikahannya,” ucap Ary Andre.
Fakta lain yang membuat kasus ini semakin memprihatinkan adalah hubungan antara pelaku dan korban telah berlangsung sejak korban masih duduk di kelas I SMP. Saat itu, pelaku diketahui merupakan wali kelas sekaligus guru olahraga korban.
Tak hanya dugaan persetubuhan, korban juga mengaku pernah mengalami tindakan cabul yang dilakukan pelaku di lingkungan sekolah, tepatnya di ruang UKS dan area laboratorium TIK.
Keluarga korban mengaku mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres setelah melihat perubahan perilaku AN yang drastis. Korban yang sebelumnya dikenal ceria mendadak menjadi pendiam dan tertutup.





