Ia menyebutkan daerahnya memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan, seperti sport hall berkapasitas sekitar 2.500 penonton serta keberadaan Stadion Utama Sumbar yang berada di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, serta sejumlah fasilitas lainnya.
KONI Padang Pariaman Sudah Lakukan Penjajakan
Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi Basir mengatakan pihaknya telah mulai menjajaki komunikasi dengan sejumlah pengurus provinsi cabang olahraga untuk memastikan kesiapan daerah menjadi tuan rumah pertandingan.
“Awalnya kita hanya merencanakan tiga cabang olahraga. Namun dengan semangat pak Bupati, dan setelah melakukan komunikasi dengan beberapa pengprov, peluangnya bertambah menjadi tujuh cabang olahraga bahkan lebih. Kami akan terus menjalin koordinasi agar Padang Pariaman bisa menjadi tuan rumah yang siap dan kompetitif,” ujar Asmadi.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee persiapan Porprov XVI, Septri menilai pelaksanaan Porprov juga bisa menjadi momentum menghidupkan kembali fasilitas olahraga di daerah, termasuk Stadion Utama Sumbar yang saat ini belum optimal dimanfaatkan.
“Jika pembukaan Porprov bisa digelar di Stadion Utama Sumbar, tentu ini menjadi momentum agar fasilitas yang selama ini terbengkalai bisa kembali mendapat perhatian dan dimanfaatkan,” kata Septri.
Meski demikian, John Kenedy Azis menyarankan seremoni pembukaan Porprov tetap diprioritaskan di Kota Padang karena memiliki fasilitas yang lebih representatif, seperti GOR H. Agus Salim.
“Padang punya GOR H. Agus Salim yang sangat representatif dan berada Ibu Kota Provinsi, sehingga gezahnya akan tampak,” katanya.




