“Kita berharap momentum Nuzulul Quran ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para orang tua, untuk membimbing anak-anak agar menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi saat ini dapat menjadi tantangan bagi generasi muda jika tidak diimbangi dengan penguatan nilai-nilai agama. Karena itu, menurutnya, pembinaan karakter generasi muda melalui pemahaman Al-Quran menjadi hal yang sangat penting untuk menghadapi masa depan.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Asrul, S.Ag., MA menyampaikan ceramah bertema “Cahaya dalam Kegelapan”. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, Al-Quran bukan hanya sekadar bacaan, tetapi juga petunjuk hidup yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ustaz Asrul juga mengingatkan agar momentum Nuzulul Quran dijadikan sebagai sarana introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas ibadah serta mempererat hubungan silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan masyarakat.
Kegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh jamaah yang sebelumnya melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung Al-Muttaqin PIC.





