Sumbar

Silaturahmi Ramadan, Menyatukan Pemerintah dan Pemangku Adat di Kota Solok

0
×

Silaturahmi Ramadan, Menyatukan Pemerintah dan Pemangku Adat di Kota Solok

Sebarkan artikel ini

Solok, hantaran.Co–Suasana di halaman Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kota Solok, Minggu (8/3/2026) sore terasa begitu berbeda. Di rembang petang akhir pekan itu, satu per satu para ninik mamak, bundo kanduang, tokoh adat, serta masyarakat mulai berdatangan. Ada juga beberapa orang nan sedari awal sudah berlalu lalang menyiapkan segala sesuatunya.

Para tetua adat itu datang tentu lah bukan sekadar untuk berbuka puasa semata, tetapi lebih dari itu, untuk mempererat tali silaturahmi yang telah lama menjadi kekuatan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Baca Juga : Polres Solok Cek Senpi Organik Anggota, Penggunaan Harus Sesuai SOP

Nyaris berebut senja, suasana kekeluargaan kian pekat, tatkala Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM hadir membersamai para pemangku adat di ranah Lubuak Sikarah itu. Kehadiran orang nomor satu di Kota Solok itu menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dengan unsur adat yang selama ini menjadi penyangga nilai-nilai sosial masyarakat.

Baca Juga  25 PPPK Paruh Waktu Dishub Sumbar Terima SK, Pelayanan Harus Lebih Baik

Acara berbuka puasa bersama itu dihadiri oleh unsur Kerapatan Adat Nagari (KAN), Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), para niniak mamak, serta bundo kanduang. Duduk baropok berbincang santai, dan saling bertukar cerita, suasana hangat terasa begitu kental sebelum azan Magrib berkumandang.

Wali Kota Solok Apresiasi Pemangku Adat

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi kepada para pemangku adat yang selama ini terus menjaga marwah adat Minangkabau di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, keberadaan ninik mamak dan bundo kanduang memiliki peran penting dalam membimbing generasi muda serta menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri oleh pemerintah. Dukungan dan peran para pemangku adat, kata dia, menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di Kota Solok.

Baca Juga  Politisi Senior Darizal Basir Dukung HJ-RI di Pilkada Pesisir Selatan 2024

“Adat dan pemerintahan harus berjalan seiring. Ketika keduanya saling menguatkan, maka masyarakat akan merasakan ketenteraman dan kemajuan,” ucap Ramadhani.

Menjelang waktu berbuka, hidangan sederhana mulai tersaji. Takjil, air minum segar, serta aneka takjil menjadi pelengkap kebersamaan senja itu. Saat azan Magrib berkumandang, seluruh yang hadir bersama-sama membatalkan puasa, dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah di masjid Lubuk Sikarah.

“Momentum ini tidak sekadar menjadi acara berbuka puasa bersama. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di tengah dinamika kehidupan modern, nilai-nilai adat, kebersamaan, dan silaturahmi tetap menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Minangkabau, khususnya di Kota Solok,” ujar Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli Dt Pangulu Bungsu yang turut hadir dalam kapasitasnya sebagai anak nagari Solok.