“Sedekah Subuh ini merupakan program yang kami kemas dalam gerakan BERMUTASI (Berakhlak Mulia dan Berprestasi) dengan tujuan mengajarkan anak-anak untuk gemar bersedekah sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut dirancang untuk menumbuhkan karakter berbagi dan beramal pada diri para siswa, sehingga nilai-nilai kepedulian sosial dapat tertanam kuat hingga mereka dewasa nanti.
Selain menyalurkan santunan, pihak sekolah juga memiliki rencana pengembangan program pada tahun 2027 mendatang, yakni memberangkatkan siswa kurang mampu yang mampu menghafal Al-Qur’an minimal tiga juz untuk menunaikan ibadah umrah.
Program tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa agar lebih semangat dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.
Untuk tahun depan, pihak sekolah juga berencana menerapkan persyaratan tambahan bagi penerima santunan, yakni rekomendasi dari masjid atau mushala di lingkungan tempat tinggal siswa. Langkah ini diharapkan dapat mendorong anak-anak agar lebih aktif meramaikan masjid, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui program santunan dan rencana pemberangkatan umrah bagi siswa penghafal Al-Qur’an tersebut, SDN 05 Pauh ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta nilai-nilai spiritual bagi generasi muda.
Sementara itu, para murid dan orang tua penerima santunan mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai santunan tersebut sangat membantu dalam menyambut Hari Raya Idulfitri, sehingga dapat merasakan kebahagiaan Lebaran seperti masyarakat lainnya. (*)





