Tahun ini, sekitar 5 ton beras dibagikan kepada masyarakat, disertai bantuan uang tunai.
Karung-karung beras tersusun rapi di area pondok pesantren, lalu perlahan berpindah ke tangan warga yang telah lama menunggu.
Wajah-wajah yang datang tampak lelah, namun penuh harap.
Ketika bantuan diterima, senyum pun mengembang. Sebagian warga bahkan spontan mengangkat tangan, mendoakan keluarga yang setiap tahun mengadakan kegiatan ini.
Pembagian Zakat Sudah Jadi Tradisi
Riko, salah seorang warga setempat, mengatakan pembagian zakat tersebut sudah menjadi tradisi yang ditunggu masyarakat.
“Beliau memang setiap tahun selalu berbagi. Jadi warga sudah tahu, kalau waktunya tiba, pasti ada zakat. Kami sangat bersyukur,” katanya.
Menurutnya, bagi masyarakat sekitar, kegiatan ini bukan hanya soal bantuan, tetapi juga tentang kepedulian.
“Semoga beliau dan keluarga selalu sehat dan diberi keberkahan oleh Allah SWT,” tambahnya.





