Lima Puluh Kota

Refleksi Satu Tahun Sakato, Antara Tantangan Pembangunan dan Efesiensi Anggaran

2
×

Refleksi Satu Tahun Sakato, Antara Tantangan Pembangunan dan Efesiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini

Selain itu, Bupati juga membangun komunikasi intensif dengan menemui Anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica Salsabila dan Alex Indra Lukman, serta Anggota DPR RI Komisi XII Mulyadi, Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, Anggota DPR RI Komisi IX Ade Rizki Pratama dan Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar, kemudian Ketua DPD RI.

Komitmen Bupati Safni untuk kemajuan Lima Puluh Kota juga tampak, sejak awal dimana dirinya dan wabub menolak membeli mobil dinas yang baru seharga miliaran rupiah. Hebatnya, Bupati dengan lantang menyebut agar anggaran pembelian mobil dinas dialihkan untuk membeli alat berat eskavator.

Kegigihan Bupati Berbuah Manis

Kegigihan Bupati H. Safni untuk “manjuluak” kue pembangunan kepada pemerintah pusat, berbuah manis. Dana miliaran rupiah untuk rehabilitasi daerah irigasi mengalir ke Lima Puluh Kota melalui Inpres 2/2025 yang dibiayai oleh Kementerian PUPR.

Di antaranya Bandar Aur Duri dan Bandar Baru di Kecamatan Bukit Barisan, Bandar Gadang dan Bandar Kaludan di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Empang Barobah di Kecamatan Akabiluru, serta Sawah Sibatu di Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Baca Juga  PAD Lima Puluh Kota Rp141,2 Miliar, Pajak Tambang Tinggi namun Pengawasan Disorot

Empat lokasi yang masuk tahap ketiga ini antara lain Daerah Irigasi Ampang Gadang di Kapur IX, Bandar Pulau di Taram, Kecamatan Harau, Batang Kapohan di Nagari Kubang Kecamatan Guguak, serta Batang Tabik di Nagari Sungai Kumayang. Kucuran anggaran untuk Empat lokasi ini mencapai Rp8,1 miliar.

Kemudian bantuan alsintan atau alat pertanian melalui anggota DPR RI, Cindy Monica Salsabila untuk mendukung program ketahanan pangan berhasil didapatkan Bupati H. Safni. Tidak hanya itu, tetapi juga bibit padi unggul untuk masyarakat di Lima Puluh Kota.

Dukungan pemerintah pusat untuk sektor pertanian akan mempermudah masyarakat petani dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Mengingat mayoritas penduduknya Kabupaten Lima Puluh Kota, bergerak disektor pertanian, seperti padi, aren, gambir, dan holtikultura.

Baca Juga  Tak Lagi Terisolir, Warga Maek Bilang Ini ke Mulyadi

Bupati H. Safni, juga sangat konsen dengan budidaya perikanan air tawar yang menjadi potensi besar Lima Puluh Kota di sektor perikanan. Untuk mewujudkan itu Bupati langsung menjemput bibit ikan unggul di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain itu, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berbagai beberapa usulan yang disampaikan Bupati H. Safni, seperti normalisasi aliran sungai, sebagai langkah antisipasi banjir yang setiap tahun dirasakan masyarakat Lima Puluh Kota, dan menimbulkan kerugian materi hingga puluhan miliar.

Soal pembangunan trotoar sepanjang 6 KM di IKK, serta perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau, mendapat respon serius dari Menteri PU Dody Hanggodo. Bahkan Menteri PU langsung turun melihat kondisi Jalan Payakumbuh-Lintau bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade, beberapa waktu lalu. Dan kini sebahagian besar jalan provinsi Payakumbuh-Lintau sudah kembali mulus.