Lima Puluh Kota

Refleksi Satu Tahun Sakato, Antara Tantangan Pembangunan dan Efesiensi Anggaran

2
×

Refleksi Satu Tahun Sakato, Antara Tantangan Pembangunan dan Efesiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini

Juara Umum MTQ Tingkat Sumbar

Tidak saja pembangunan fisik jalan, irigasi, normalisasi sungai, tetapi dibidang keagamaan membangun mental dan karakter anak-anak Kabupaten Lima Puluh Kota, ini terlihat dari keberhasilan menjadi juara umum MTQ Nasional tingkat Sumbar ke-41 di Bukittinggi beberapa waktu lalu. Membuktikan program-program pendidikan karakter dan akhlak, berjalan sangat baik di Lima Puluh Kota.

Bahkan pasangan Sakato komitmen untuk pembentukan karakter anak-anak Lima Puluh Kota dengan meluncurkan program “Sakato Mangaji”. Dimana melalui program ini Pemerintah Lima Puluh Kota mewajibkan membaca Al-Qur’an kepada anak sekolah 15 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai.

Baca Juga  Tak Lagi Terisolir, Warga Maek Bilang Ini ke Mulyadi

Selain “Sakato Mangaji” pasangan Bupati dan Wakil Bupati H. Safni-Rito juga meluncurkan program SAKATOLIKO (Sejahterakan Pekerja Kito Lima Puluh Kota” melalui jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini terutama untuk melindungi sektor pekerja rentan dan beresiko.

Kemudian Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Abdrito Resha, meresmikan Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai The Central Of Agro. Branding daerah sebagai upaya memperkuat citra daerah pusat agrobisnis dan agroindustri berbasis potensi lokal. (*)