BUKITTINGGI, HANTARAN.CO — Menjelang arus mudik Lebaran, jajaran Polresta Bukittinggi memperkuat pengamanan di berbagai titik strategis di kota wisata tersebut. Sebanyak tujuh pos pengamanan dan pelayanan didirikan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman selama momentum Idulfitri 2026.
Kapolresta Bukittinggi, Ruly Indra Wijayanto, mengatakan pendirian pos tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 yang rutin digelar setiap tahun menjelang perayaan Idulfitri.
“Menyambut Lebaran tahun ini, kita mendirikan tujuh unit pos yang terdiri dari empat Pos Pelayanan, dua Pos Pengamanan dan satu Pos Terpadu,” ujar Ruly usai memimpin apel pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di Mapolresta Bukittinggi, Kamis (12/3/2026) sore.
Ia menjelaskan, pos pelayanan ditempatkan di sejumlah kawasan strategis, seperti Tanjung Alam, Baso, Padang Luar, serta kawasan Tugu Polwan Bukittinggi.
Sementara itu, Pos Pengamanan (Pospam) didirikan di kawasan Kebun Binatang Bukittinggi dan Panorama Bukittinggi, sedangkan satu pos terpadu ditempatkan di ikon wisata kota, Jam Gadang.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, Polresta Bukittinggi mengerahkan sekitar 350 personel yang terdiri dari 215 personel kepolisian serta 135 personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Pemadam Kebakaran.
Selain pengamanan, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jalur Malalak sebagai jalur alternatif, karena masih dalam tahap pengerjaan dan berpotensi rawan longsor.
“Untuk jalan Malalak belum boleh digunakan untuk umum karena masih rawan longsor,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, M. Irsyad Fathurrachman mengatakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang akan dilakukan rekayasa lalu lintas di dalam kota guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
“Rekayasa lalu lintas kita lakukan untuk meminimalisir kepadatan arus kendaraan di dalam kota Bukittinggi. Kita perkirakan sekitar 100 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Bukittinggi pada Lebaran tahun ini,” ucapnya.
Dengan langkah tersebut, kepolisian berharap arus mudik dan arus balik Lebaran di Bukittinggi dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar, mengingat kota tersebut merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat selama libur Idulfitri. (*)
