Nasional

Djohermansyah Djohan Kritik Gaya Hidup Hedon Pejabat Publik

1
×

Djohermansyah Djohan Kritik Gaya Hidup Hedon Pejabat Publik

Sebarkan artikel ini
APBD

Djohermansyah menekankan bahwa perubahan etika pemerintahan tidak dapat berjalan tanpa keteladanan dari pimpinan tertinggi negara hingga pejabat daerah.

Ketika pemimpin menunjukkan gaya hidup sederhana dan integritas dalam penggunaan fasilitas negara, maka standar moral tersebut akan menular ke bawah.

Sebaliknya, jika simbol kemewahan dan kemegahan menjadi bagian dari budaya kekuasaan, maka perilaku serupa akan dianggap wajar oleh pejabat di level yang lebih rendah.

Dalam situasi ketika sistem pengawasan formal belum sepenuhnya efektif, kontrol sosial masyarakat menjadi faktor penting.

Baca Juga  Presiden Sebut Layanan Disabilitas Ukuran Kemajuan Peradaban Bangsa

Sorotan publik, terutama melalui media dan ruang digital, sering kali menjadi pemicu pembatalan kebijakan yang dianggap tidak pantas.

Fenomena ini menunjukkan bahwa partisipasi publik tetap memiliki peran signifikan dalam menjaga akuntabilitas kekuasaan.

Namun bagi Djohermansyah, kontrol sosial seharusnya tidak menjadi mekanisme utama dalam mencegah penyimpangan.
“Seharusnya pengawasan internal pemerintah yang bekerja lebih dahulu,” ujarnya.