Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menyiapkan lahan hibah seluas sekitar dua hektare di Sipora untuk pembangunan gudang tersebut. Rinto berharap proyek ini dapat segera direalisasikan dalam tahun ini.
Tak berhenti di Sipora, pemerintah daerah juga merancang pengembangan gudang serupa di pulau-pulau besar lainnya seperti Siberut, Pagai Utara, dan Pagai Selatan, guna memastikan distribusi pangan lebih merata di seluruh wilayah kepulauan.
“Karena Mentawai terdiri dari banyak pulau, ke depan kami berharap gudang pangan bisa hadir di beberapa titik strategis agar distribusi lebih efektif,” ujarnya.
Selain pembangunan gudang, Pemkab Mentawai juga tengah menjalankan program pencetakan 1.000 hektare sawah baru sebagai langkah memperkuat produksi pangan lokal dan mengurangi ketergantungan dari luar daerah.
“Walaupun kami wilayah kepulauan yang relatif terisolasi, kami ingin tetap aktif menjalankan program strategis pemerintah, terutama di sektor ketahanan pangan,” tutur Rinto.
Kegiatan penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Senator Firdaus Abd Djalil, dr. Iskandar Roshan, Moh. Najib dan beberapa staf dari Perum Bulog serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. (*)





